Bapa,
terima kasih karena kesetiaanMu kepadaku selama tahun yang lalu.
Suka dan duka yang kuulami terajut menjadi jalinan peta kehidupanku yang masih terus Kau jalin sehelai demi sehelai.
Masih ada raguku dan takutku Tuhan... tetapi ku temukan juga pijakan, ku temukan juga arah pandangan.
Cerita masih berlanjut, halaman masih dibalikkan. Hanya tulisanMu yang berharga Bapa... hanya goresan pena emas Mu. Noda di tahun lalu mohon bersihkan... tanganMu Tuhan, bukan tanganku
Bapa,
terima kasih untuk keluargaku yang berharga. Papa yang sangat ku sayangi, Mama yang senyumnya sangat kuhargai... Kakak dan Adik yang selalu menyebut doa buat kami... selalu merangkul kami.
terima kasih untuk ketiada sempurnaan diriku... hingga aku masih harus terus bertanya pada MU Tuhan, dan menengadah pada Mu.... Memberi dan menerima... mengambil dan melepaskan...hanya kepadaMu selalu aku dapatkan yang terbaik.
Bapa,
Ada sahabat, ada teman... ada yang terluka, ada yang menangis,... ada yang tersenyum, ada yang tertawa.... terima kasih dan doaku selalu teriring buat mereka ya Bapa (dan Kau lebih tahu apa yang mereka butuhkan).
Tahun baru Tuhan..... yaa... waktu....kesempatan..... walau hanya sementara.... itu punya Mu Tuhan.... Aku jalani.... hanya bila bersama Mu.... Ini tahun kepunyaanMu Tuhan.... Selamat Tahun Baru Bapa ku disurga.